Pekerjaan perhiasan banyak bergantung pada potongan yang rapi: memotong pelat, membuat ukiran tembus (piercing), hingga merapikan sambungan. Dua alat utama untuk itu adalah gergaji perhiasan dan tang.
Bingkai gergaji (saw frame)
Bingkai gergaji menahan mata gergaji yang sangat tipis. Bingkai yang panjangnya bisa diatur memudahkan pemakaian mata gergaji yang sudah patah sebagian. Contohnya ASB400 Saw Bow Adjustable 50–150 mm.
Mengenal ukuran mata gergaji
Ukuran mata gergaji perhiasan ditulis seperti 2/0, 3/0, 4/0, dan seterusnya. Semakin besar angka di depan "/0", semakin tipis bilah dan semakin halus giginya.
- 2/0 – 3/0: untuk pelat yang lebih tebal dan potongan umum.
- 4/0 – 6/0: untuk pelat tipis, detail halus, dan ukiran tembus.
WKA menyediakan mata gergaji Golden Sword (2/0 sampai 6/0) dan Glardon Vallorbe (2/0, 3/0, 4/0).
Tips memasang dan memakai mata gergaji
- Pasang dengan gigi menghadap ke luar dan mengarah ke bawah (ke arah gagang).
- Kencangkan hingga mata gergaji tegang; bunyi "ting" saat dipetik menandakan tegangan cukup.
- Gergaji dengan gerakan naik-turun yang tegak dan ringan, biarkan gigi yang bekerja.
- Oles sedikit lilin/pelumas pada bilah agar tidak mudah macet dan patah.
Tang perhiasan
Tang dipakai untuk menekuk kawat, membentuk lingkaran, dan memegang benda kecil. Tiga bentuk paling dasar:
- Tang bulat – membentuk lingkaran dan lengkungan. Lihat Gunting Tang Bulat Peer Antilope.
- Tang pipih – menjepit, meluruskan, dan menekuk sudut. Lihat Gunting Tang Pipih.
- Tang runcing – menjangkau area sempit dan detail kecil. Lihat Gunting Tang Runcing.
Tersedia juga gunting tang ukuran small 8 mm, medium 15 mm, dan large 22 mm.
Lihat seluruh perlengkapan potong dan alat kerja di kategori Tools Perhiasan.