Perhiasan yang bagus belum tentu terlihat mewah jika finishing-nya kurang. Tahap pemolesan (polishing) menghilangkan goresan halus dan memunculkan kilau logam. Berikut alat dan bahan yang umum dipakai.
Roda kain poles
Roda kain poles dipasang pada motor poles dan dipakai bersama kompon (pasta poles). Biasanya dipisahkan menurut tahap pekerjaan:
- Tahap awal – menghilangkan goresan dan bekas kikir.
- Tahap akhir – memunculkan kilau cermin.
Gunakan satu roda untuk satu jenis kompon agar tidak tercampur. WKA menyediakan kain poles kuning dan putih ukuran 4", 5", dan 6" (lihat juga varian putih 4", 5", 6").
Motor poles
Motor poles dua sisi seperti Double Ended Polishing Motor – Stand Base memungkinkan dua roda terpasang sekaligus, misalnya satu untuk tahap awal dan satu untuk tahap akhir. Untuk area sempit dan detail, pengrajin biasanya memakai motor gantung (flex shaft) seperti Foredom Motor CC-30 dengan berbagai mata bur dan poles kecil.
Mesin molen (tumbler) dan biji molen
Mesin molen memoles banyak barang sekaligus dengan cara memutar perhiasan bersama media poles, umumnya biji/butiran baja tahan karat dan cairan khusus. Cocok untuk rantai, komponen kecil, dan produksi dalam jumlah banyak. Lihat Mesin Molen KT 6808, KT 2000, serta pilihan biji molen SS.
Tips keamanan saat memoles
- Pegang benda kerja dengan kuat dan poles di bagian bawah roda (sisi yang berputar ke arah bawah).
- Jangan memoles rantai dengan tangan di roda yang berputar – rantai bisa tersangkut. Gunakan molen.
- Gunakan kacamata pelindung dan masker, ikat rambut, dan hindari pakaian longgar.
Temukan perlengkapan poles lainnya di kategori Aksesoris & Sparepart dan Peralatan Kerja.